Label

Tampilkan postingan dengan label Cerita Rezky. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Rezky. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Maret 2013

*It's Me, Rezky* #Part1

Mengawali diri dari kenangan-kenangan yang tersimpan di dalam hati dan otakku.

Berharap akan sesuatu yang mustahil menjadi dasar penderitaanku.
Menyimpan keinginan tanpa pernah mengatakannya adalah sifatku.

Kenangan-kenangan di masa lalu, bagai penyakit yang akan selalu kambuh saat waktunya tiba. penyakit yang akan selamanya aku tanggung, mungkin seumur hidupku. ya..seumur hidupku ini!

Terpuruk dalam kesedihan yang berkepanjangan. Menangis di sudut kamar yang sepi. Ketakutan dalam kegelapan. Kesepian dalam kehampaan.

Hujan, yang turun selalu membawaku pada perasaan yang sulit untuk aku hindari. Kegelapan, yang membutakan penglihatanku membawaku pada kenangan-kenangan yang menyakitkanku di masa lalu.

Ragu, takut, sepi, sakit, dan sedih, menjadi teman setia yang menghiasi hatiku.
Aku selalu meragukan ketulusan seseorang, kerena aku pernah dikhianati oleh orang yang berkata tulus padaku.
Aku selalu takut mendengar kata-kata merendahkanku dan aku selalu takut melihat tatapan orang-orang yang menghinaku.
Aku selalu merasa kesepian meski aku pernah berada diantara banyak orang yang mengelilingiku dan bersamaku.
Aku selalu merasa tersakiti oleh hal-hal yang dianggap sepele oleh orang lain dan menggores luka tanpa aku mau dihatiku.
Aku selalu merasa sedih di dalam kesednrian, tanpa ada yang bisa menjadi tempatku bersandar disaat kesepian menghantuiku.

Aku terlalu lemah sebagai manusia yang harus menghadapi perjuangan dalam hidup terlebih cinta.
Aku berusaha tetap berada di jalur aman, agar aku tidak tersakiti dan terluka.
Aku selalu menggunakan kata "sahabat" sebagai dinding di dalam hatiku.
Meski begitu, dinding yang aku bangun kokoh dihatiku itu tetap saja bisa roboh dan retak.
Hingga batas itu terlewati dan aku kembali terluka.
Bagai ombak yang mampu mengikis karang, sekeras apapun hatiku, tetap bisa tergores dan hancur jika terus dihantam.

Luka-luka yang ada di hatiku, membuatku selalu menjaga jarak dengan orang lain dalam istilah, aku tidak pernah benar-benar tulus mempercayai seseorang. Dan meski kadang bertentangan dengan isi hatiku, aku bisa menjadikan seseorang sebagai bersalah untuk mempertahankan posisi "aman" ku.
Aku menjadi orang yang berbeda dari apa yang dilihat orang dari luar. Meski terlihat aku sepertinya sangat jahat, tapi aku hanya tidak ingin terluka. Tapi aku hanya pernah melakukan itu sekali pada seseorang.
Mengenal seseorang lalu mempercayainya, aku pernah mencobanya. Tapi pada akhirnya aku malah mendapat luka yang tak pernah terbayangkan olehku sebelumnya.

"Hanya teman"
"aku sayang kalian sama rata"


"aku hanya menganggapnya sebagai kakak"
"aku mengkhawatirkannya karena dia sahabatku"
Kalimat-kalimat itu, sepertinya tidak pernah keluar secara tulus dariku. Karena pada kenyataannya itu hanya aku gunakan untuk membangun dinding pertahanan di dalam hatiku.

Mempercayai seseorang sungguh sulit untukku. Aku selalu menghindari hal itu agar aku tidak berjalan ke arah yang semakin akan melukaiku, AKU TIDAK INGIN JATUH CINTA.


Aku tidak ingin cinta yang hanya akan melukaiku dan menambah luka di hatiku.

Aku tidak mampu memulai bahkan untuk berjuang demi perasaan yang hanya akan membuatku semakin terpuruk dalam kesedihan.
Meski jauh di dalam hatiku, aku selalu berharap akan ada yang datang merikku dari keterpurukan dan kesendirian. Tapi.......Aku........tidak memiliki kepercayaan diri untuk datangnya seorang penolong padaku.

Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk berharap.
Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk bermimpi.
Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk menatap ke depan.
Serasa, apa yang akan aku hadapi di depan adalah kesuraman.

Bukan karena aku tidak percaya pada Allah SWT, tapi aku tidak percaya pada diriku sendiri.
Aku yang selalu berkata "bangga" pada diriku sendiri, hanyalah omongan kosong belakang agar aku tidak terluka. Pada kenyataannya aku "benci pada diriku sendiri".

Aku tidak seceria apa yang tampak..
Aku tidak sekuat apa yang tampak..
Dan aku tidak sebaik apa yang tampak..
Karena itu aku tidak bisa mempercayai seseorang yang hanya bisa menilaiku dari apa yang tampak dari diriku, dan aku tidak bisa memulai sesuatu hubungan pertemanan sebelum satu sama lain pernah bertemu atau kenal. Karena aku benci orang-orang hanya menilaiku sebelah mata. Dan jika aku membuka pintu untuk mereka tanpa pernah saling bertemu, maka aku hanya akan membuat diriku terluka pada akhirnya nanti..Aku benci itu..
Aku tidak bisa menjadi seseorang yang membanggakan diri sendiri, Karena, aku memang tidak seperti apa yang tampak dilihat..


Kamis, 27 Desember 2012

"My Dream & My Life"

27 Desember 2012

Hm..hari ini aQ seneng banget, aQ tahu ini hanya hal sepele tapi sudah membuatQ begitu senang..^_^

Sebenarnya aQ sudah punya firasat akan terjai hal baik hari ini padaQ, tapi aQ ga' nyangka ternyata kejadian itulah yang membuatQ sesenang ini melebihi bayanganQ..
Bahkan moodQ pun terus happy sepanjang hari.

Gimana engga, saat tadi malam aQ berencana dan berpikir untuk memulai sesuatu yg baru saat memasuki tahun baru nanti, ternyata aQ mengalami kejadian sepele ini yang sangat membahagiakanQ dan memberiQ semangat memulai semuanya dari awal.

Mencintai seeorang, mungkin ga' selamanya akan membawa penyesalan, kesedihan, keterpurukan dan kesendirian, tapi kadang perasaan ini juga menyadarkan kita betapa indahnya hidup, betapa hal kecil terasa sangat besar dampaknya.


Kalau diingat dengan jelas mungkin sudah hampir 4 tahun aQ tidak pernah melihatnya lagi, baru 2 tahun terakhir aQ benar-benar menguatkan diriQ untuk ga' peduli dan terpengaruh tentang berita apapun mengenainya. Mungkin beberapa kali aQ sempat berpikir kalau aQ kembali menyukai seseorang, mulai dari orang yang tahu banget aQ suka beruang dan bintang, kemudian orang yang suka bikin aQ merajuk. Tapi ketika memasuki kembali ke dalam hatiQ, sekilas cahaya dirinya yang melintas dihati dan pikiranQ, mampu membuatQ lupa akan orang-orang yang aQ anggap aQ sukai.

Kejadian sepele hari ini adalah untuk pertama kalinya dia yang duluan menyapaQ meski di dunia maya. aQ sangat senang dia bertanya tentangQ walau hanya komen2an di fb. bagitu itu memberikan kekuatan dna semangat baru. Dia mengingatQ. ^_^

Mungkin aQ terlalu berharap tapi aQ ingin berhubungan baik dengannya meski bukan seperti yang aQ harapkan di dalam hati. Namanya yang terukir di dalam hatiQ, ternyata tidak pernah sekalipun terhapus. Meski aQ menyukainya setulus hatiQ, tapi aQ ga' akan lagi bergantung pada harapan kosong yang hanya akan membuatQ terluka lagi dan lagi. aQ akan menikmatinya tanpa melawan tapi juga ga' pasrah. aQ ingin belajar ikhlas dan menikmati apa yang aQ alami, karena dengan begitu aQ akan merasa lebih tenang dan bahagia tanpa beban di hati.



aQ ga' tahu kapan aQ akan bertemu dengan orang yang tulus padaQ dan aQ mampu membuka hati padanya, tapi saat dia datang aQ akan berusaha membahagiakannya.

Memang benar, aQ bukan orang yang menentang istilah berpacaran dengan serius, karena kenyataannya aQ pernah pacaran sekali saat SMP. Dulu aQ menggap itu kesalahan terbesarQ karena aQ hanya berpikir tanpa menggunakan hati dan perasaan, tapi menyesali hal itu hanya akan menjadi beban di hatiQ. Kejadian itu memberiQ kesadaran akan pentingnya makna seseorang yang mencintaiQ. Belajar mencintai orang yang mencintai Qta, seharusnya itu jalan yang harus aQ tempuh, tapi kenyataannya aQ ga' pernah berusaha seperti itu. PikiranQ yang labil, hanya menjadikanQ seorang yang egois. aQ menyukai orang lain meski aQ tahu ada orang yang tulus menyukaiQ disampingQ. Itu karena dari awal aQ lah yang salah, menerima dan memberi harapan pada orang yang tulus menyukaiQ, sementara aQ sudah menyukai orang lain, tanpa memikirkan perasaannya dan hanya peduli pada perasaanQ. Itulah mengapa aQ sempat benci dengan diriQ yang dulu. Tapi itu bukan sesuatu yang mesti aQ sesali dan lupakan atau benci lagi, itu adalah pembelajaran bermakna untukQ mengenai dicintai dan mencintai.



Cinta pertamaQ, bukanlah pacar pertamaQ. Itulah kenyataan dipengalaman cintaQ. Sampai saat ini mungkin aQ udah beberapa kali merasa menyukai seseorang, tapi aQ sadari semua itu hanya singgah sesaat dihatiQ tanpa benar-benar memasuki hatiQ.

aQ ga' akan lagi menjerumuskan diriQ ke dalam cinta yang dangkal. aQ ingin memulai cinta yang sejati dengan seseorang yang tulus padaQ suatu saat. aQ juga ga' akan mau lagi menjadikan hubungan itu sebagai hubungan singkat "pacaran" tanpa ikatan. aQ ingin memulai sesuatu yang benar-benar panjang di hidupQ, tanpa ada kata bermain ataupun atau bersenang-senang sementara. Meski terkadang sikapQ, kelakuan dan sifatQ kekanak-kanakan, tapi aQ ingin memulai suatu hubungan yang serius.

Kamis, 15 November 2012

My Heart, Last Story [15 november 2012]


            Seperti aQ ga’ pernah lagi mengharap dapat selalu melihat bintang di kala malam, seperti itu pula aQ menutup rapat keinginanQ yang pernah tercipta padanya. aQ terlalu takut untuk mengakui bahkan untuk memulainya. aQ sudah terluka sebelum melangkah untuk memulai.
            Saat aQ sudah tenang dengan hati dan pikiranQ. Saat aQ mulai terbiasa untuk menjauh. Saat aQ mencoba untuk menata perasaanQ lagi kembali dimasa saat aQ masih menyanyanginya sebagai sahabat. Dia malah memberiQ sebuah respon yang membuat aQ mulai goyah. aQ kembali bergetar. JantungQ berdegup kencang.
         aQ tidak pernah mengatakan apapun padanya, tapi entah bagaimana dia tahu keadaanQ. Kalimat “sok tahu” selalu aQ ucapkan padanya. aQ ga’ bener-bener tahu dia berlagak sok tahu atau memang dia mengetahui benar seperti apa sifatQ.
               “Ya Allah..kuatkan hati hamba”, berdo’a untuk yang terbaik. aQ ga’ bisa mengingkari keinginan-Nya. Kalaupun Dia berkehendak agar aQ kembali belajar dari rasa sakit karena patah hati, maka aQ ikhlas untuk kembali belajar.
               aQ ga’ akan menyesali apa yang sudah terjadi. Perjalanan yang aQ tempuh hingga aQ bertemu dengannya, lalu menjadi ‘sahabat’ yang saling memahami satu sama lain, sampai akhirnya aku jadi ‘bertepuk sebelah tangan’ padanya. aQ ga’ akan menyesali itu.
            Mungkin baginya aQ juga pernah berarti bagi hidupnya, walaupun Cuma sebagai sahabat yang suka menceramahinya dan menasehatinya, bahkan sahabat yang sering banget menjadikannya tempat pelampisan kekesalanQ baik dengan omelan ataupun pukulan. aQ bisa menjadi diriQ sendiri bila di depannya. Itu mungkin karena aQ sudah terbiasa dengannya. Dan kebiasaan itulah yang membuatQ menjadi melayang hingga memunculkan keinginan yang aQ bilang ‘bodoh’ tapi murni tulus dari hati.
          Kata-katanya hari ini meyadarkanQ, kalau aQ dan dia memang sudah benar-benar saling memahami dan mengerti karakter lawan kami. aQ yang mulanya hanya ingin menghilangkan rasa bosan dengan menyebar sms dengan isi kalimat bercanda+salam. Dari semua'x, hanya dia yang menulis balasan salamQ dengan cara yang berbeda, tepatnya perbedaan tulisan dengan makna sama. hingga akhirnya tidak terlalu banyak yang dibahas, saat aQ menjawab pertanyaanQ tentang keadaanQ dan bertanya balik, dia menulis kalimat yang bertolak belakang dari pertanyaanQ, meski pada kalimat yang dibawah dia menjawabnya. Isi kata-katanya yang membuatQ hampir goyah lagi. "Alhamdulillah, tapi saran aQ jangan terlalu dibikin beban tugas tu, ya dibawa sedikkit happy.....", itu potongan kalimat yang dia kirim untuk membalas pesanQ sebelumnya. Saran? Buat siapa? aQ ga' ada minta saran darinya, bahkan aQ ga' pernah cerita ke dia kalau ada yang sedang aQ kerjakan. Padahal isi smsQ sebelumnya yaitu " ^_^ yapzi, alhamdulillah sehat za! Qm pank baik za la ua? Ky ap nich  kelanjutan cerita s2;x? he..", ga' ada kaitannya dengan balasan yang aQ terima darinya, meski pada kalimat terakhir yang ga' aQ sebutkan, dia mejawabnya. Dia selalu sok tahu meski itu benar. Kalau memang saran itu ditujukannya untukQ, bagaimana bisa dia tahu apa yang aku lakukan? aQ ga' tahu mana yang benar.
              Sabtu, 12 Maret 2012 dan Minggu 13 Maret 2012, adalah 2 hari yang paling mengesankan dan menyenangkan untukQ, terkait tentang dirinya. Hari itulah menjadi hari dimana aQ mulai bingung dengan perasaanQ. aQ mulai melewati batas kepedulian seorang sahabat. Sejak hari itu, aQ sekuat tenaga menyangkalnya dalam hati, hingga kadang tanpa sadar aQ mulai menghindarinya, aQ menjadi canggung ngobrol dan bercanda dengannya, aQ menjadi lebih mudah sensitif dan emosi bila di dekatnya.
              Namun pada akhirnya aQ menyerah dengan perasaanQ sendiri, tapi aq juga menyerah dengan keinginanQ. aQ mengakui perasaanQ pada diri sendiri, tapi sejak itu pula aQ bertekad untuk menyudahi perasaan yang ga’ mungkin berbalas dan ga’ akan baik untuk ikatan persahabatan yang kami jalin. aQ ga’ akan mengatakan kalau perasaanQ ‘salah’, karena aQ tahu kalau perasaan seperti itu ga’ akan pernah salah. Hanya berdasar, apakah perasaan itu disampaikan atau tidak, dan berbalas atau tidak. aQ hanya berpikir rasional.
                     aQ mungkin akan menggerutu dan mengeluh pada saatnya nanti, tapi aQ akan sekuat tenaga melawan rasa sesal dan keluhQ. aQ memiliki keyakinan kalau dengan bersabar dan ikhlas, akan ada kebaikan dibaliknya. Nanti pada saatnya, aQ yakin, bukan hanya akan mencintai seseorang dengan setulus hati, tapi akan dicintai seseorang setulus hatinya. MenerimaQ apa adanya, melihat kedalam isi hatiQ bukan ke diriQ yang nampak. Sampai saat itu tiba, aQ akan bersabar dan ikhlas meski harus terluka karena ‘cinta bertepuk sebelah tangan’ atau ‘cinta terpendam’ kepada seseorang berkali-kali. aQ yakin suatu saat, entah dari mana, akan datang seseorang yang akan mengakuiQ sebagai ‘tulang rusuk’ nya, menjadikanQ seseorang yang paling berharga untuknya, membimbingQ menjadi manusia yang jauh lebih baik. aQ yakin itu, seseorang yang sekarang mungkin berada di tempat yang tidak aQ ketahui dan terlelap dalam tidur yang tenang penuh perlindungan-Nya..^_^
                         aQ akan bersabar, dan berusaha melakukan yang terbaik untuk diriQ sendiri dan orang-orang yang aQ cintai dan sayangi. Meski aQ tergoyah oleh sahabatQ sendiri, bila itu atas kehendak Sang Pencipta, aQ akan ikhlas..^_^

Selasa, 16 Oktober 2012

:(

Kenapa hari ini begitu panjang terasa bagiku??

Sudah lama, aku menahannya..
Aku benar-benar tersiksa..
Apa yang harus aku lakukan?

Bintang, katakan sesuatu untuk menghiburku?
Bintang, lakukan sesuatu agar aku bisa tersenyum lagi?

Aku sudah sangat lelah dengan perasaanku..
Kenapa aku harus merasakan rasa sakit seperti ini?
Teru dan terus..

Terlalu sakit, dan berkepanjangan..

Kenapa hari ini aku begitu tersiksa dengan luka yang sudah lama?

Aku merindukannya..
Aku ingin mengatakannya padanya..
Aku ingin mengucapkan selamat padanya..

Ya Allah..Tolonglah Rezky...!!

aQ.........:(

Saling mengenal satu sama lain, di dalam perajalanan panjang dan lama ikatan persahabatan, bukan berarti aku mengetahui segalanya tentangnya dan begitupun dirinya..

Dia selalu sok tahu tentang sifat dan kebiasaanQ, tapi kebanyakan yang dia katakan adalah benar, hanya saja aQ terlalu gengsi dan ga' mau kalah untuk mengakuinya..

Kadang dia juga mengetahui sifat dan kebiasaan yang aQ sendiripun ga' menyadarinya..Itu karena dia mengenalQ sudah lama.

aQ pun tahu dan mengerti tentang dirinya meski ga' sampai kepada isi hatinya. aQ tahu karakternya, sifat, dan kebiasaannya, mungkin lebih dari yang dia tahu, itu karena aQ tanpa sadar selalu memperrhatikannya.

"Sahabat".."teman"..entah kenapa aQ selalu memiliki maksud lain setiap mengatakan kata itu padanya? Tanpa sadar aQ pun selalu memperhatikannya? Dan sesuatu mulai tumbuh..

Tapi..aQ ga' mau dia membenciQ, atau menjauhiQ karena diriQ yang ternyata tidak memegang teguh prinsipQ sendiri. aQ terjerumus ke lubang yang sama setelah 7 tahun berlalu.

aQ memutuskan mengakhiri sebelum aQ memulainya. aQ tidak mau merusak semuanya lagi.

Mengenalnya cukup lama, membuatQ tahu kalau ada orang yang dia sukai, dan ada beberapa orang yang masih tersimpan di lubuk hatinya.

Mengenalnya cukup lama,, menyadarkanQ dengan mudah siapa wanita yang berhasil membuat hatinya terbuka.

Pandangan yang mungkin berbeda denganQ terhadap wanita itu dengannya. aQ tidak peduli dia bersama dengan siapa, tapi entah kenapa kalau dengan wanita itu, aQ sedikit tidak bisa terima?

Benar, aQ hanya terlalu berlebihan, aQ tidak begitu mengenal wanita itu, mungkin dia yang lebih tahu sehingga dia bisa memberikan hatinya pada wanita itu..

aQ tidak akan melanjutkan hal yang tidak mungkin. aQ hanya akan tersenyum melihat kebahagiaannya..
aQ akan lakukan itu dengan benar, meski suara itu saling bertentangan di hatiQ..

Senin, 15 Oktober 2012

"Aku Menyayanginya" [Ungkapan Hatiku]

Besok hari Selasa, tanggal 16 Oktober 2012..

Sebenarnya ga' ada arti khusus di tanggal itu untukku. Tapi..Pada tanggal itu, orang yang pernah bertahta begitu lama di hatiku, dia berulang tahun..Ulang tahun yang ke 23 tahun..

Hehe..lucu sekali, aQ yang suka banget lupa dengan hari dan tanggal, malah tetap ingat dengan tanggal hari kelahirannya..

aku tersenyum, tapi air mataku tetap mengalir..

Apa aku masih menyukainya? Apa cinta itu masih ada?
Aku tidak bisa menjawabnya dengan tegas..

Tidak pernah ada kontak lagi diantara aku dengannya, aku pun tidak pernah lagi mencari tahu atau mendengar kabarnya..Aku hanya selalu berharap dia selalu bahagia..

Diam-diam aku selalu mencoba mengucapkan di hari ultahnya, aku pernah mengiriminya pesan dengan isi ucapan dan do'a tanpa pernah aku mengatakan kalau itu adalah aku, karena aku menggunakan no yang tidak di ketahuinya.

Setiap tahun, ternyata aku tidak pernah melupakan hari kelahirannya, semuanya tertulis di buku-buku harianku.

Aku tidak bisa meraihnya, aku pun tidak bisa berkorban demi dirinya, karena aku selalu merasa hanya akan menjadi pengganggu dan belenggu buatnya, meski aku tahu dia ga' akan berpikir seperti itu padaku.

Huh! :(

^_^ Happy Milad..Meski bertambah umur di dunia dan berkurang usia di akhirat..Aku bersyukur dia masih baik-baik saja! Meski aku tidak pernah tahu bagaimana keadaannya lagi, tapi aku selalu berdo'a supaya dia selalu sehat, dilimpahi kebahagiaan, dan sukses meraih yang diharapkannya! Amin..

Kenangan yang tidak pernah bisa aku hapus dari memori otakku, adalah semua kenangan bersamanya. Senyumannya..aku tidak akan pernah melupakannya. Sejahat apapun aku, sekesal apapun aku padanya, dia tidak pernah menunjukkan ekspresi marah padaku, selalu saja tersenyum, saat serius, iseng, dan bercanda. Aku menyukainya apa adanya..Aku menyanginya karena perasaan yang diberikan padaku..aku mengaguminya karena ketulusannya..Aku bersyukur pernah bertemu dan mengenalnya..

MuGuS

Senin, 08 Oktober 2012

"Yang harus aku akui"


Perasaan cinta, suka dan kagum..
Sebagian orang mengatakan kalau ketika kata tersebut berbeda “tipis”..
Dari orang yang awalnya kita kagumi lalu lama-kelamaan kita menjadi menyukainya, setelah mengenal lebih jauh akhirnya kita mulai mencintainya..
Dulu aku berpegang teguh pada pendirianku kalau, ketiga hal tersebut berbeda, dan ada batasannya..
Tapi pada akhirnya akupun harus mengakui kalau aku ikut tercerumus ke dalam pendapat sebagian orang tersebut..

“Cinta datang karena terbiasa”, kalimat yang sempat ga’ aku akui, karena bagiku kalau hal itu benar, maka akan mudah untukku jatuh cinta.
Tapi sekarang, akupun harus mengakui kalau kalimat itu menghampiriku.

Aku yang susah akrab dengan seseorang apalagi lawan jenis, selalu menghindari hal-hal yang menurutku akan melukaiku. Meski begitu, aku dari kecil lebih senang dan terbiasa punya beberapa teman cowok, aku ga’ pernah bersikap manis pada mereka, aku suka banget memukul, mencubit, menginjak dan juga menendang kaki mereka, itulah caraku untuk mengakrabkan diri dengan mereka. Aku selalu menghindari keakraban berlebihan kepada cowok yang ga’ memiliki orang yang disukai atau pacar. Tapi jika aku sudah tahu kalau cowok itu memiliki orang yang spesial di hatinya, maka dengan sangat mudah aku bisa berbaur dan berteman tanpa beban dengan mereka, itu karena aku dapat membatasi hatiku untuk tidak menyukai atau memiliki perasaan lebih kepada mereka selain teman atau sahabat, dengan mengatakan pada diriku “Rezky mereka sudah memiliki pacar, jadi kamu ga’ usah khawatir akan menyukai mereka karena kamu tahu kalau mereka sudah memiliki orang yang spesial, jadi kamu ga’ perlu takut untuk cuma berteman atau bersahabat dengan mereka”

Katanya “Semakin lama kita mengenal seseorang (lawan jenis) maka semakin besar kemungkinan kita memahaminya dan menyukainya”, aku dulu ga’ setuju dengan hal itu, karena pengalamanku sendiri, aku tidak berakhir menjadi menyukai orang yang semakin aku kenal. Tapi kemudian, aku ikut terhanyut ke arus yang sama dengan kalimat itu.

“Ga’ ada persahabatan yang abadi antara cowok dan cewek”. Aku sangat membeci hal itu, dulu..Karena bagiku berteman dengan siapa saja baik dengan sesama atau lawan jenis, sama saja! Tapi pada akhirnya aku harus membenarkan hal itu.

Berpikir kalau kita ga’ akan menyukainya, adalah hal yang bodoh, karena kita ga’ akan tahu seperti apa akhir dari ceritanya.

Mungkin aku lebih mengenalnya dibanding orang lain atau dia lebih mengenalku dari orang lain, karena kami “sahabat”.
Merasa menjadi diri sendiri, tampil apa adanya tanpa ada yang ditakutkan, lebih membuat akrab, karena kami “sahabat”
Memiliki kesamaan, saling menghargai, saling menghibur, saling menemai, membuat keadaan tenang, karena kami “sahabat”
Mengetahui rahasia masing-masing dan menjaga bersama rahasia itu, memberi perasaan senang, karena kami “sahabat”.

Pada akhirnya, hal yang sangat aku jaga dan sangat aku hargai, aku rusak sendiri karena ketidak mampuanku membatasi hatiku dengan kuat.
Andai dia tahu, mungkin keadaan akan menjadi sangat kacau..
Tapi aku mencoba mengendalikan diriku sendiri dan mengembalikan keadaan hatiku yang tidak diketahui oleh siapapun..

Kamis, 27 September 2012

Wisuda (27 September 2012)

^^
Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.......
Senangnya..akhirnya hari ini datang juga, aQ udah wisuda..Sekarang jadinya namaQ bukan cuma Rezky Harisa Putri, tapi Rezky Harisa Putri, S.Pd..hahahaha


Alhamdulillah saat penyembutan nama tadi, namaQ disebut dengan benar, masih ingat tuch betapa malunya aQ waktu Yudisium (13 September 2012), pas namaQ disebut bukannya Reski Hari Saputri tapi Reski Hari Saputra..What??? "i" n "a" bakal adalah perubahan sesuatu yang fatal..gkgkgk (lebay)

Hari ini beda dengan waktu yudisium bisa menghabiskan waktu bersama teman-teman, habis-habisan berfhoto ria bersama, hari ini pada-padanya sibuk sama keluarga masing-masing n tepisah-pisah, sedih sich, apalagi aQ ga' bisa berfhoto bareng beberapa teman dan sahabat dekatQ..T_T

Tapi ga' usah sedih2 dech..hari ini walaupun cape dan kakiQ sakit gara-gara ga' kuat lama-lama pakai sepatu hak tinggi, hari ini sangat menyenangkan..^^

aQ ga' banyak berfhoto, selain itu fhoto2 yang aQ peroleh juga banyak yang buram karena ga' terbiasa memakai kamera bagus..gkgkgk pinjaman sama kakak sepupuQ (Ka Baini)...

Nah..ini beberapa fhoto yang hasilnya lumayan bagus..^^
Yang ini lumayan kah..^^

Ini Fatya, Lida, & Sari..Agak buram sich, tapi masih bisa dikenali..hehe

Nah..yang ini juga agak buram, ga' tahu dech kesalahan'x dimana, padahal udah diulang beberapa kali, tapi tetap aja hasilnya buram, cuma ini yang tebaik..^^

Imel, Iky, Eva & Fatmi, masih bisa dikenali ga'? hee

Fhoto ini, waktu Mairissa ketinggalan dan ga' ikut tefhoto..hehe Maaf!!

Wes..ada yang koyo, kisah jabatan tangan..cieeee..ehem! gkgkgk

Ini Fhoto FavoritQ, soal'x fhotoq sama MamaQ tercinta sich..hehe



Tegang amat yach gue..



Dua fhotoQ ini buram yach..T_T

Yulis dan Agustina, cantik kan..^^

Hihihi..Ini fhoto Ari, aQ dan Ayak..Jarang2 aQ fhoto sama mereka berdua..^^



Yang ini sich fhoto aQ with my brother (Adi)



Dari semua fhoto yang diambil di dalam ruangan gedung, kayak'x cuma Fhoto Riza dan Hamid ini aja yang ga' buram dan paling bagus..T_T, tapi wajah Riza tegang banget tuch..gkgkgk

Dan Fhoto2 yang lain pada buram semua, mungkin karena batrai kamera udah mau habis, maka'x hasil'x pada banyak buram..ga' papa dech, ntar sisa'x aQ nta fhoto2 yang ada di tempat bagian'x yang lain..

 Tapi sedih juga rasanya, karena setelah Wisuda ne, bakal susah ge kumpul dan senang-senang bareng teman-teman ge, karena dari sinilah kehidupan yang sebenarnya sedang menunggu kami..

Semoga apa yang qmi peroleh menjadi hal yang dapat dibanggakan bagi Orang tua, Kerabat, Teman2, Bangsa dan negara juga Allah SWT, selain itu semoga apa yang qmi terima dapat bermanfaat di masa depan nanti..(kedepannya)..^^

Selamat buat aQ juga teman-teman yang lain yang juga Wisuda hari ini..


Jumat, 14 September 2012

"Terimakasih All My Best Friends"


            Perlahan tapi pasti, semakin lama semakin dekat dengan waktu itu, dan perpisahan itu takkan bisa terelakkan.
Sekarang, sedikit demi sedikit, aQ mulai mencoba membiasakan diri untuk ga’ bergantung atau berhubungan dengan teman-teman dan sahabat-sahabatQ yang sudah pasti bakal sulit untuk Q temui dikemudian hari.
Sebenarnya memikirkannya saja sudah membuatQ sangat sedih, tapi aQ harus kuat dan bisa menghadapi hal itu. “aQ sendirian lagi” kalimat itu selalu menghantuiQ.
aQ takut sendirian, aQ takut dilupakan oleh orang-orang yang aQ sayangi. Dan ada banyak hal yang ga’ akan pernah bisa aQ katakan kepada mereka semua. Termasuk pada seseorang.
^^, tersenyum dan ceria seperti ga’ ada apa-apa, hanya itu yang bisa aQ lakukan. Semuanya akan berawal dari ini, “kehidupan yang sebenarnya”.
Kenangan bersama mereka akan selalu melekat dan terkenang di dalam hatiQ. Dari awal pertama masuk kuliah, lalu awal perkenalan, lalu masa-sama saling mengenal dan mengakrabkan diri, sampai akhirnya seperti sebuah keluarga, dan waktu akan berubah menjadi waktu untuk saling mengucapkan, “Selamat Tinggal” atau “Sampai Jumpa”.
aQ banyak belajar dari semua sahabat-sahabat dan teman-temanQ. Mereka membuatQ merasakan kebahagian yang tak terkira, menjadikan hari-hariQ berwarna dan cerah. Kehidupan yang dihiasi canda dan tawa. Apakah aQ bisa untuk ga’ mengeluarkan air mata saat mengingat semua itu.
Ketika aQ tersadar akan sakitnya hatiQ, aQ hanya bisa menangis di kesedirianQ, terpojok diantara ketenangan kamarQ.
Perasaan yang aQ terima dari mereka semua membuatQ dipenuhi dengan rasa cinta, kebahagiaan, ketenangan, keceriaan, dan kadang terlindungi, aQ selalu merasa dibutuhkan, dan “kehadiranQ diakui” itulah yang membuatQ merasa sangat beruntung dan berharga.
Kepada semua sahabata-sahabatQ dan teman-temanQ, “terimakasih banyak” meski aQ sulit mengungkapkannya secara langsung melalui mulutQ, tapi aQ bersyukur bisa berada diantara kalian semua...

Selasa, 04 September 2012


Belakangan ini..
aQ merasa begitu sesak, aQ mencoba mengingkari apa yang aQ rasakan.
Selalu bersikap seakan ga’ ada yang terjadi.
Berusaha tersenyum agar diperhatikan.
Tapi sebenarnya aQ sangat takut.
aQ dulu pernah merasa kalau aQ hanya bisa merasa kehilangan.
Orang-orang yang aQ kasihi dan sayangi, satu persatu pergi.
Ketika aQ mencoba membuka hati, yang terjadi malah membuatQ semakin terpuruk.
Sampai akhirnya aQ selalu menghindari sesuatu yang dapat menggoyahkan hatiQ.
Meski aQ berusaha dengan keras, tapi aQ tetap ga’ bisa menutupi keinginanQ.
Dan tanpa sadar perasaan yang dulu kembali masuk ke hatiQ meski berbeda.
aQ dihatui ketakutakun.
aQ takut terluka, takut ditinggalkan, takut dilupakan, aku takut merasa kesepian.
Andai aQ menangis, mungkin aQ akan sedikit merasa lebih lega.
Akan tetapi air mataQ serasa enggan keluar.
Mungkin karena sudah terlalu banyak aQ menangis dari kecil.
Di saat seperti ini, aQ merindukannya.
Dia akan sengaja untuk membuatQ marah sampai aQ terlupa dengan kesedihanQ dan hanya berpikir untuk memberinya pelajaran.
Walaupun sekarang aQ goyah karena orang lain, tapi sampai saat ini hanya kenangan tentangnya yang bisa menghiburQ.
Bintang, bisakah Qau sampaikan isi hatiQ padanya?
Meski hatiQ mulai berubah, aQ tetap ingin dia bisa terus mengingatQ!!

Minggu, 26 Agustus 2012

It's Me (Gue Banget)

Halloha...^^
Postingan kali ini khusus untuk menyenangkan diriQ sendiri. hehe..
Salah satu hobbyQ yang suka mengedit fhoto, menjadikan koleksi fhotoQ yang Q edit sendiri jadi banyak banget..
Haha...
Biarpun agak narsis sich, tapi ini koleksi terbaik editan fhotoQ sendiri..

Dua fhoto di atas baru aQ buat hari ini, fhoto yang paling atas adalah kesukaanku, tapi aku baru nyadar ternyata ada kesalahan pada fhoto itu, ada kesalahan penulilsan kata yang seharusnya "it's" malah jadi "ist"..hahaha

Fhoto di atas juga aku buat hari ini, fhoto itu menggambarkan perbandingan antara aku 2 tahun yang lalu dengan aku yang sekarang..^^


Kalau fhoto yang diatas ini sich, aku buat saat hari raya idul fitri kemarin. Itu saat aQ juga lagi nyoba mengkreasikan kerudungQ yang udah jadi satu dengan pakaianku.

 Kalau fhoto ini, sebenarnya fhoto saat aku baru bangun tidur, hehe..Jaket yang aku kenakan, merupakan jaket kesayanganku saat ini..

Fhoto di atas ini aku lupa kapan tepatnya, cuma itu fhoto saat malam, seingatku ketika aku baru pulang dari BJM, masih sempat aja walaupun ge cape sangat..^^

Nah..fhoto di atas ketika aQ pergi berdua aja dengan Rahma (sahabatQ) sepulang dari acara ultahnya Izna (sahabatQ)

FhotoQ yang satu ini waktu ge jalan-jalan sama teman2Q dan mampir di Mesjid Raya Martapura

Yang ini sich fhoto aQ sama Boneka Beruang kesayanganQ, My Mugus..Hee


Dua Fhoto diatas sich, adalah fhotoQ dengan mengenakan kerudung yang warnanya adalah warana FavoritQ..^^

Yang diatas ini waktu lagi iseng..hehe


Kedua fhoto diatas ceritanya aQ buat seperti memiliki bayangan atau pantulan dari cermin..hehe

Kalau yang ini fhoto yang aQ kasih bingkai dan pencahayaan sedikit, ini fhotoQ dengan mengenakan baju batik kesukaanQ..^^

Ini fhoto ketika aQ jalan-jalan ke kota citra bareng saudara dan sepupu2Q

Kalau sebelumnya aQ punya boneka mini bernama Mugus, yang ini boneka beruang besar pink milikQ, My Pinky


Huh..kayaknya ga' bakal habis dech kalau udah ngebahas fhoto2Q..hehe






Hm..ini sekedar hiburan buat diriQ sendiri..hahahahaha